Logo Kudus
Wergu Wetan Kudus Sports Hall

GOR Bung Karno Kudus

GOR Bung Karno dan Balai Jagong, Nadi Olahraga Warga Kudus

KUDUS – Ketika matahari mulai meninggi, kawasan GOR Bung Karno atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai GOR Wergu di Jalan GOR Wergu Wetan, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, serta Balai Jagong yang berada di kawasan yang sama, perlahan dipenuhi langkah-langkah dari berbagai arah. Sebagian orang berlari mengitari lintasan, sebagian lain membawa raket, bola, atau perlengkapan latihan. Di dalam gedung olahraga, atlet basket, voli, hingga bela diri menjalani sesi latihan. Sementara di ruang terbuka Balai Jagong, keluarga, pelajar, dan komunitas olahraga berbagi ruang yang sama untuk bergerak maupun menikmati suasana pagi dan sore. 

Pemandangan tersebut hadir hampir setiap hari. Kawasan olahraga milik Pemerintah Kabupaten Kudus ini tidak lagi hanya dikenal sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan atau pembinaan atlet. Seiring waktu, Sport Center Wergu berkembang menjadi ruang publik yang mempertemukan olahraga, aktivitas sosial, komunitas, hingga pelaku UMKM dalam satu kawasan yang saling terhubung.

Masyarakat Kudus juga sering melakukan berbagai aktivitas di kawasan Balai Jagong, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Sport Center Wergu Berkembang Mengikuti Kebutuhan

Perkembangan Sport Center Wergu berlangsung secara bertahap seiring meningkatnya kebutuhan sarana olahraga di Kabupaten Kudus. Fasilitas pertama yang hadir adalah Stadion Wergu Wetan, yang hingga kini menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus lokasi penyelenggaraan berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional. Bersama fasilitas-fasilitas yang dibangun kemudian, stadion tersebut menjadi fondasi pengembangan kawasan olahraga milik Pemerintah Kabupaten Kudus.

Berlokasi di Jalan GOR Wergu Wetan, Kelurahan Wergu Wetan, Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Stadion Wergu Wetan merupakan stadion serbaguna yang saat ini lebih banyak dimanfaatkan untuk pertandingan sepak bola sekaligus menjadi kandang Persiku Kudus. Stadion ini memiliki lapangan berumput alami berukuran 105 x 68 meter yang dikelilingi lintasan atletik (running track), sehingga tidak hanya digunakan untuk pertandingan sepak bola, tetapi juga mendukung cabang atletik dan berbagai aktivitas olahraga masyarakat. 

Pengembangan kawasan kemudian berlanjut dengan pembangunan GOR Bung Karno pada 2016 sebagai bagian dari penataan Sport Center Wergu seluas sekitar 15 hektare. Gedung olahraga indoor tersebut dibangun untuk mewadahi cabang olahraga seperti bola basket, bola voli, serta berbagai kegiatan olahraga dan kemasyarakatan yang berlangsung sepanjang tahun. 

Empat tahun kemudian, tepatnya pada 6 Agustus 2020, Pemerintah Kabupaten Kudus meresmikan Balai Jagong sebagai ruang terbuka publik yang mewadahi aktivitas masyarakat, pementasan seni dan budaya, sekaligus kawasan kuliner. Kehadiran Balai Jagong melengkapi fungsi Sport Center Wergu yang sebelumnya lebih berfokus pada pembinaan dan pertandingan olahraga. 

Kini, kawasan Sport Center Wergu dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB dan dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Atlet mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan, komunitas menjalani latihan rutin, sementara masyarakat memanfaatkannya untuk berolahraga, berjalan santai, atau menikmati suasana kawasan dari pagi hingga malam. 

Transformasi Stadion Wergu Wetan Menuju Standar Asia

Sebagai bagian penting dari Sport Center Wergu, Stadion Wergu Wetan terus mengalami pengembangan untuk menjawab kebutuhan penyelenggaraan olahraga yang semakin besar.

Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah saat ini dalam proses renovasi besar. (Sumber foto: TikTok @newwerguwetanstadium)

Pada kondisi sebelumnya, stadion ini dilengkapi tribun berkapasitas sekitar 1.500 kursi yang terdiri atas 1.100 kursi di tribun bawah dan 400 kursi di tribun atas. Kapasitas tersebut telah mendukung berbagai pertandingan sepak bola maupun kegiatan olahraga lainnya yang diselenggarakan di Kudus. 

Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah saat ini dalam proses renovasi besar. (Sumber foto: suaramerdeka-muria.com/Hasyim Asnawi)

Namun, seiring meningkatnya kebutuhan akan fasilitas olahraga yang lebih representatif, Stadion Wergu Wetan kini memasuki tahap pembangunan ulang secara menyeluruh dengan standar Asian Football Confederation (AFC). Revitalisasi yang didanai melalui APBN 2026 ini dirancang menghadirkan stadion berkonsep single seat dengan kapasitas sekitar 8.000 penonton dan ditargetkan rampung pada 2027.

Pengembangan tersebut diharapkan semakin memperkuat fungsi Sport Center Wergu sebagai salah satu pusat olahraga utama milik Pemerintah Kabupaten Kudus, sekaligus mendukung penyelenggaraan kompetisi yang lebih besar di masa mendatang.

Ruang Publik yang Mendukung Pembinaan dan Aktivitas Warga

Perkembangan Sport Center Wergu tidak hanya ditandai dengan bertambahnya fasilitas olahraga, tetapi juga perubahan fungsinya sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Kawasan ini kini menjadi tempat bertemunya pembinaan atlet, aktivitas olahraga masyarakat, hingga kegiatan sosial yang berlangsung hampir setiap hari.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, menjelaskan bahwa kawasan sport center memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar menyediakan gedung olahraga.

Anggun Nugroho, Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora). (Foto: ITN/mainkekudus)

Menurut Anggun, Balai Jagong pada awalnya dibangun sebagai ruang terbuka untuk kegiatan seni, budaya, sekaligus tempat masyarakat berkumpul atau jagong. Seiring berjalannya waktu, kawasan tersebut berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus sentra kuliner malam yang berada di belakang Stadion dan GOR Bung Karno.

Area GOR Wergu Wetan, Kudus setiap sore dimanfaatkan orang tua menemani anak-anaknya bermain. (Sumber foto: FB infoseputarkudus)

Perkembangan kawasan tersebut diikuti dengan penataan berbagai fasilitas olahraga yang kini dikelola Disdikpora Kabupaten Kudus. Sport Center Wergu memiliki GOR Bung Karno, Stadion Wergu Wetan, gedung tenis indoor, kolam renang, arena BMX, arena panjat tebing, area skateboard, serta Balai Jagong yang dilengkapi jogging track. Kawasan ini juga didukung pusat kebugaran, mushala, toilet, ruang ganti, kantin, area parkir, dan area tunggu sehingga mampu melayani kebutuhan pembinaan atlet, penyelenggaraan kejuaraan, maupun aktivitas olahraga masyarakat. 

Menurut Anggun, seluruh fasilitas tersebut diarahkan untuk menjalankan dua fungsi secara bersamaan, yaitu mendukung pembinaan atlet sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin berolahraga. 

Mushala di kawasan GOR Wergu, Kudus. (Foto: ITN/mainkudus)
Fasiltas panjat dinding di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

GOR Bung Karno memiliki lapangan indoor utama berlantai kayu parquet berstandar Perbasi dan standar internasional yang dilengkapi lapisan peredam karet. Fasilitas tersebut digunakan untuk berbagai cabang olahraga, seperti bola basket, bola voli, futsal, tinju, hingga kickboxing. Selain kegiatan olahraga, gedung ini juga dimanfaatkan untuk berbagai pertunjukan seni.

Event Kickboxing yang diselenggarakan GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Sementara itu, gedung tenis indoor di kawasan Balai Jagong tidak hanya digunakan sebagai tempat latihan tenis, tetapi juga dimanfaatkan untuk pencak silat dan sejumlah cabang olahraga lainnya.

Lapangan Tenis Indoor di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)
Latihan pencak silat di gedung tenis Balai Jagong, Kudus. (Foto: ITN/mainkekudus)

Dimanfaatkan oleh Berbagai Kalangan

Keberadaan fasilitas olahraga milik pemerintah tersebut membuka kesempatan bagi berbagai kalangan untuk berolahraga dan beraktivitas. Balai Jagong dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga sekitar pukul 21.00 WIB. Selama waktu operasional, masyarakat dapat memanfaatkan jogging track maupun ruang terbuka yang tersedia untuk berolahraga ataupun melakukan aktivitas rekreasi.

Selain masyarakat umum, berbagai komunitas olahraga juga rutin memanfaatkan kawasan ini sebagai lokasi latihan. Komunitas lari, perguruan silat, hingga berbagai cabang olahraga lainnya menjadikan Sport Center Wergu sebagai tempat berkegiatan hampir setiap hari.

Suasana pagi di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Bagi instansi maupun masyarakat yang ingin menggunakan gedung olahraga untuk pertandingan atau kegiatan tertentu, Disdikpora Kabupaten Kudus menyediakan mekanisme reservasi melalui pengajuan surat permohonan. Jadwal penggunaan kemudian disesuaikan agar tidak berbenturan dengan agenda lain.

Biaya penggunaan fasilitas mengikuti ketentuan retribusi daerah. Sebagai aset milik pemerintah, tarif yang diberlakukan relatif terjangkau sehingga memberi kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia.

Fasilitas Mendukung Pembinaan Atlet

Di balik ramainya aktivitas masyarakat, Sport Center Wergu tetap menjalankan fungsi utamanya sebagai tempat pembinaan atlet. Salah satu yang rutin memanfaatkan fasilitas tersebut adalah Akademi Silat Kudus.

Pelatih Akademi Silat Kudus, Mas’ud, mengatakan perguruan yang berdiri pada 2024 itu kini memiliki lebih dari 60 anggota dari berbagai kelompok usia, mulai dari siswa sekolah dasar hingga mahasiswa. Dalam satu pekan, latihan dilaksanakan lima kali, yakni setiap Selasa dan Kamis malam serta Jumat, Sabtu, dan Minggu sore.

Pelatih Akademi Silat Kudus, Mas’ud. (Foto: ITN/mainkekudus)

Menurut Mas’ud, gedung tenis indoor di kawasan Balai Jagong dipilih karena lokasinya berada di tengah kota, memiliki ruang latihan yang luas, serta didukung berbagai fasilitas penunjang, seperti matras, samsak, hingga pusat kebugaran.

Fasilitas olahraga di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Baginya, keberadaan fasilitas olahraga pemerintah memberikan ruang penting bagi pembinaan generasi muda. Selain meningkatkan kemampuan bela diri, para peserta juga belajar disiplin, membangun kepercayaan diri, memperluas pergaulan, hingga mempersiapkan diri apabila ingin melanjutkan karier melalui jalur prestasi maupun seleksi TNI dan Polri.

Aktivitas olahraga Pencak Silat di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Pembinaan tersebut berlangsung berdampingan dengan aktivitas masyarakat umum yang menggunakan kawasan olahraga untuk menjaga kebugaran. Tidak ada sekat yang membatasi keduanya. Atlet dan warga sama-sama berbagi ruang, masing-masing dengan tujuan yang berbeda, tetapi dalam suasana yang sama.

Keberadaan Sport Center Wergu tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh atlet, tetapi juga masyarakat yang menjadikan kawasan ini sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari.

Bagi Aina Natalia Zahra, atlet muda Akademi Silat Kudus, kawasan Balai Jagong sudah menjadi tempat yang akrab. Lima kali dalam sepekan ia datang untuk mengikuti latihan pencak silat bersama rekan-rekannya.

Aina Natalia Zahra, atlet muda Akademi Silat Kudus. (Foto: ITN/mainkekudus)

Selain berlatih pencak silat, Aina juga pernah memanfaatkan fasilitas di kawasan tersebut untuk berlatih taekwondo, tenis meja, sepak takraw, maupun sekadar berlari mengelilingi kawasan olahraga.

Menurutnya, suasana yang ramai justru menjadi penyemangat saat berlatih. Berbagai perlengkapan latihan, seperti samsak, body protector, dan target latihan telah tersedia sehingga proses latihan dapat berjalan lebih optimal. Meski demikian, ia berharap fasilitas latihan terus ditambah agar semakin nyaman digunakan.

Atlet sedang berlatih menggunakan fasilitas olahraga di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Pengalaman serupa dirasakan Ahmad Tegar Santoso, warga Purwosari, yang hampir setiap sore datang ke Balai Jagong untuk berlari. Dalam satu minggu, ia berolahraga tiga hingga empat kali, baik bersama teman, keluarga, maupun pasangannya.

Ahmad Tegar Santoso, warga kudus sering melakukan olahraga lari di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)
Pemanasan sebelum lari sore di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Baginya, suasana kawasan yang teduh dan dipenuhi aktivitas masyarakat menjadi alasan utama untuk terus kembali. Ia menilai fasilitas yang tersedia sudah memadai, meski berharap penataan jalur kendaraan dapat dibuat lebih tertib agar kendaraan bermotor, mobil, dan pejalan kaki memiliki ruang yang lebih aman.

Pengalaman Aina dan Tegar menunjukkan bahwa Sport Center Wergu tidak hanya menyediakan fasilitas olahraga, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang mendorong masyarakat untuk aktif bergerak dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Menjaga Kawasan yang Terus Berkembang

Dengan beragam fungsi yang dijalankan setiap hari, Sport Center Wergu memerlukan pengelolaan yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah. Menurut Anggun Nugroho, pengelolaan kawasan dilakukan secara bersama-sama oleh Disdikpora, Dinas Perdagangan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup.

Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memastikan kawasan tetap nyaman digunakan masyarakat. Mulai dari menjaga kebersihan, mengatur lalu lintas kendaraan, hingga menata kawasan agar aktivitas olahraga, rekreasi, dan usaha masyarakat dapat berjalan berdampingan.

Selain pengelolaan rutin, pemerintah juga terus melakukan pembaruan fasilitas. Tahun ini, renovasi dilakukan pada gedung tenis indoor. Sebelumnya, pembaruan juga telah dilakukan pada GOR Bung Karno dan kolam renang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana olahraga di Kabupaten Kudus.

Renovasi lantai di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)
Renovasi lantai di GOR Wergu, Kudus, Jawa Tengah. (Foto: ITN/mainkekudus)

Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengembangan Sport Center Wergu tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi juga diikuti dengan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. 

Denyut Aktivitas Olahraga Warga Kudus

Pagi hingga malam, Sport Center Wergu selalu memiliki cerita yang berbeda. Di satu sisi, kawasan ini menjadi tempat atlet berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan. Di sisi lain, masyarakat memanfaatkannya sebagai ruang untuk berolahraga, berkumpul bersama keluarga, berinteraksi dengan komunitas, hingga menikmati aktivitas kuliner di Balai Jagong.

Keberadaan GOR Bung Karno, Stadion Wergu Wetan, Balai Jagong, dan berbagai fasilitas olahraga lainnya memperlihatkan bagaimana sebuah kawasan dapat menjalankan banyak fungsi sekaligus. Pembinaan prestasi, olahraga rekreasi, ruang publik, hingga penggerak aktivitas ekonomi masyarakat tumbuh dalam satu ekosistem yang saling melengkapi.

Seiring berlanjutnya pengembangan berbagai fasilitas, termasuk revitalisasi Stadion Wergu Wetan menuju standar AFC, Sport Center Wergu diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat olahraga Kabupaten Kudus. Lebih dari itu, kawasan ini menjadi bukti bahwa fasilitas publik yang dikelola dengan baik mampu menghadirkan ruang yang inklusif, mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi, sekaligus mendorong masyarakat menjalani gaya hidup aktif.

Dari langkah pertama seorang pelari di pagi hari, semangat para atlet yang berlatih tanpa mengenal waktu, hingga tawa keluarga yang menikmati sore di Balai Jagong, denyut kehidupan di Sport Center Wergu terus bergerak. Kawasan ini berkembang menjadi ruang bersama yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat dan terus menghidupkan semangat olahraga di Kudus. (ITN/mainkekudus)

LOKASI

ALAMAT

Jl. Gor Wergu Wetan, Wergu Wetan, Kec. Kota Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59318, Indonesia

ARENA FUTSAL LAINNYA

Mars Futsal Center thumbnail

Mars Futsal Center

4
1.97 km
Lapangan Gelora Purwosari thumbnail

Lapangan Gelora Purwosari

4.3
2.67 km
Lapangan Jambu Bol thumbnail

Lapangan Jambu Bol

3.7
3.65 km
GOR UIN Sunan Kudus thumbnail

GOR UIN Sunan Kudus

4.3
3.69 km
Berlian Sport Centre thumbnail

Berlian Sport Centre

4.1
4.63 km
Lapangan Futsal Basecamp Arena thumbnail

Lapangan Futsal Basecamp Arena

4.4
6.48 km
Java Sport Center thumbnail

Java Sport Center

4
6.72 km
Futsal Campeone Gebog thumbnail

Futsal Campeone Gebog

3.7
8.83 km

ARENA KOLAM RENANG LAINNYA

Wergu Kudus Swimmingpool thumbnail

Wergu Kudus Swimmingpool

3.5
80 m

ARENA BELA DIRI LAINNYA

Multifunction Sport Hall Kudus thumbnail

Multifunction Sport Hall Kudus

4.7
297 m
Djarum Arena Kaliputu thumbnail

Djarum Arena Kaliputu

4.6
2.56 km

ARENA BASKET LAINNYA

Multifunction Sport Hall Kudus thumbnail

Multifunction Sport Hall Kudus

4.7
297 m
Sky Court Kudus thumbnail

Sky Court Kudus

4.6
1.34 km
Djarum Arena Kaliputu thumbnail

Djarum Arena Kaliputu

4.6
2.56 km

ARENA TENIS MEJA LAINNYA

Markass Sport Center thumbnail

Markass Sport Center

4.4
1.78 km
Sukun Sport Center (GOR Sukun) thumbnail

Sukun Sport Center (GOR Sukun)

4.5
9.04 km
GOR Bung Karno Kudus | Main ke Kudus